wanita yg malang ditengah malam nan kelam..


Malam yg kejam,nan kelam.
udara dingin yg membelenggu seluruh tulang rusuk,
pohon-pohon angker nan besar berdiri tegak tak pernah goyah,
Dengungan anjing malam,membuyarkan suara angin yg bertiup santai.

Malam semakin mencekam.
Angin bertiup semakin kencang.
Anjing menggongong semakin lantang.
Tak ada Bintang yg terang,Langitpun terlihat hitam.
Cahaya bulan hadir,namun tetutup awan gelap yg melintang.

Malam itu….
Diatas pohon,diranting yg besar.
Tergantung sesosok mahluk sexy.
ya….,tergantung seorang wanita muda,
lengkap dengan pakaian pesta yg dikenakannya.
Tubuhnya terlihat lemas namun kaku,..
dari arah wajahnya,terjulur lidah yg memerah namun pucat,
bola mata yg tak lagi terlihat,nafas yg tak lagi panjang dan hilang.

Tak ada identitas yg ditemukan,dari
wanita yg malang ditengah malam nan kelam..
Hanya saja seketika sang penolong mendapati
sepucuk surat dari genggaman tangan wanita  itu.

Dalam suratnya tertulis sebuah perasaan yg mendalam.

teruntuk joe…

Aku tau,apa yg kulakukan saat ini salah,
mungkin kau akan mengis setelah aku melakukan hal konyol ini.
keputusan telah ku ambil,aku tak mau hidup dirundung kepedihan yg terdalam,
Aku belum siap jika kau harus bersanding dengan orang lain.
aku tak sanggup menerimanya,…meskipun hari kamis itu kau bilang ,”semuanya karena terpaksa”.

Aku yakin,kau sedih,menangis,menyesal,atau apapun itu setelah melihatku.tapi ingat,aku tak butuh itu semua,sekarang..yang kau lihat aku,jasadku yang kaku.
tidak ada gunanya lagi kau mnyesal,menangis meraung-raung dan berkata “mira,..maapkan aku,..”.itu semua sudah tak berguna.

teruntuk ayah,ibu,tercinta.
Jangan salahkan siapapun.aku yg menginginkan kekonyolan ini terjadi.

setan-setan dalam tubuhku terus berbisik,kepedihan yang kurasakan tak bisa kubendung hingga aku tak sanggup hidup.

semoga kalian memaapkanku.”

Matahari sudah mulai tampak,
kicauan burung-burung hutan nampak mengirngi jasad yg kaku.
kesedihan terasa kental meskipun pagi hari teramat cerah.
air mata berjatuhan seakan ingin menenggelamkan tempat itu.

oleh : anex curut.