……?????.

Aku Memang Bejad dimatamu.
Aku memang Hina setelah membuatmu luka
aku tak pernah lupa.aku ingat itu semua.
aku ingat disaat kau menangis.
aku ingat dimana kau menamparku.
Dengan telapak tangan mulusmu.

aku ingat dan aku sadar.
aku salah besar,sehingga
aku pun bersujud padamu.
untuk meminta satu kata Maapkan..
maapkan aku…

Tiga tahun berselang.
kepahitan itu T’lah berlalu.
keceriaan,bahagia,telah dirasa
sang asmara cinta bergelora
begitu tajam,membelah dada
membuka tabir kasih sayang.

Namun,hanya tiga tahun itu
kita bisa merasakan hal-hal terindah.
Bumi kini telah berputar.
sang jendral tampan datang kehadapanmu.
kau terpana dalam asamara yang dalam.
Kau terjatuh dalam pelukan hitam.
dimana aku kekasihmu.

akhir bulan ini..
disini..
Kau mengharapakan satu kata..
maap…maapkan aku.

Hari ini terjadi kembali kisah pedih.
siapa yang bejad,siapa yang Hina,…
siapa yang Luka,siapa yang Melukai
Tapi yakinlah aku akan memaafkanmu.
dimana aku ingin mersakan kebahagian.
lebih dari tiga tahun itu sampai selamanya.

Selamanya aku sayang kamu.
duri dan duri,kita injak bersama
sakit,perih telah kita rasa.ingatlah,
jika kita kuat,itu akan berujung Manis akhirnya.